Diringkus Polisi, Dua Pelaku Pencurian di Kantor Kota Makassar Berstatus Tenaga Kontrak

BARUGANEWS,MAKASSAR – Jajaran unit Jatanras Polrestabes Makassar berhasil meringkus dua pria terkait pencurian sejumlah barang berharga di kantor Balai Kota Makassar. Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Nasrullah yang dikonfirmasi, membenarkan adanya dua pria yang diamankan terkait dugaan pencurian di Kantor Balai Kota Makassar itu.

“Benar, saat ini ada dua orang sementara kami amankan. Mereka diamankan di area kantor Balaikota Makassar tadi malam,” kata Nasrullah, Kamis (16/9/2021).

Kedua yang diduga pelaku itu masing-masing berinisial AM dan RM. AM mengaku sebagai pegawai kontrak lembaga Pemantau Independent Pengadaan Barang dan Jasa. Sementara RM mengaku sebagai pegawai kontrak Sekretariat Bidang Hukum. Nasrullah menjelaskan, bahwa penangkapan terhadap dua tersangka dilakukan usai pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan atas laporan hilangnya barang-barang di Kantor Balaikota Makassar.

Meski begitu, Nasrullah mengaku jika pihaknya masih melakukan pendalaman terkait peran kedua pria tersebut. “Kasus ini masih kami dalami terkait motif dan peran kedua pelaku,” ungkapnya.

Selain mengamankan kedua terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari tangan keduanya. Antara lain, HP, cinderamata, perkakas, dan berbagai alat tulis kantor. Polisi juga masih mencari sejumlah barang bukti lainnya.

“Ada barang yang kami sita sebagai barang bukti. Barang bukti lain masih ada yang dicari,” terangnya. Diberitakan sebelumnya, aksi pencurian terjadi di beberapa kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di Kantor Balaikota Makassar.

Hal itu dibenarkan Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Husni Mubarak. Ia menjelaskan, pencurian invetaris kantor baru diketahui setelah pegawai ingin menggunakan barang tersebut. Aksi ini diduga dilakukan Sabtu atau Minggu saat tak ada aktivitas.

Ia pun menduga, jika pelakunya adalah orang di dalam lingkup Balai Kota Makassar. Sebab, ruang kerja di dinasnya tidak satu pun mengalami kerusakan. “Pintu tidak ada yang rusak, aman semua,” akunya kepada dapuredaksi, Rabu (15/09/2021).

“Kita serahkan ke polisi untuk pengusutannya. Kita tidak enak kalau saling tuduh,” lanjut Cunni-sapaannya.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here