KM Umsini Segera Dikosongkan, Pasien Isolasi Apung akan Dialihkan

BARUGANEWS,MAKASSAR – KM Umsini milik PT Pelni sejauh ini digunakan sebagai tempat isolasi bagi pasien covid-19 di Makassar.

Sudah sebulan lebih kapal penumpang ini difungsikan oleh Pemkot Makassar.

Ratusan warga telah dirawat di atas KM Umsini tersebut.

Hanya saja, Danny Pomanto-sapaan Wali Kota Makassar mengatakan, per tanggal 15 September tidak ada lagi pasien yang diterima.

KM Umsini harus dikosongkan segera.

Sebab, program isolasi apung dipastikan sudah berakhir pada 21 September 2021 mendatang.

“(Kerjasama) kapal Umsini berakhir pada tanggal 21. Jadi kita tidak menerima lagi setelah tanggal 15,” katanya, Jumat (10/09/2021).

Olehnya, pasien yang masih menjalani perawatan akan dialihkan ke lokasi isolasi terpadu milik Pemprov Sulsel, di Asrama Haji Sudiang.

“Provinsi-kan punya sistem isolasi terpadu sendiri. kita akan gabung. Tidak usah kita bikin lagi, karena provinsi ada, kita dukung saja provinsi punya,” pungkasnya.

Apalagi menurut Danny Pomanto, kasus covid-19 di Makassar mulai melandai.

Kendati begitu, Pemkot Makassar tetap melakukan antisipasi. Jangan sampai terjadi lonjakan kasus.

“Antisipasinya kita lihat sampai tanggal 15. Kalau tanggal 15 kasus-nya meningkat, maka kita akan kemungkinan minta perpanjangan (kerjasama KM Umsini),” ucapnya.

“Tapi kalau (kasus) tidak meningkat, BOR-nya terus menurun, saya kira kita patut mensyukuri bahwa covid betul-betul sudah menurun,” sambung dia.

Saat ini, jumlah peserta isolasi apung tidak sampai 30 orang. Hanya 24. Dari jumlah yang telah dirawat sekitar 300 orang.

“Jadi Tidak efektif lagi kalau hanya tinggal 20-an lebih orang di atas kapal,” tutup Danny Pomanto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here