Tiga Kelurahan mi di Panakkukang Bawa Pasien ke Isolasi Apung

BARUGANEWS,MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar dalam rangka penanganan covid-19 terus mengupayakan menekan angka peningkatan pasien positif covid-19 trendnya menurun.

Salah satu upaya nyata yang saat ini digaungkan melalui program Isolasi Apung terpadu KM. Umsini yang disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dinilai cukup efektif.

Camat Panakkukang Andi Pangeran Nur Akbar, semenjak dirinya dilantik
mengatakan program isolasi apung terpadu ini, untuk wilayah kecamatan Panakkukang dari 11 kelurahan baru tiga kelurahan yang mengirimkan tiga orang pasien yang terkonfirmasi positif.

“Ke tiga orang ini, merupakan warga dari kelurahan Paropo, Tello Baru dan Pandang. Masing-masing satu pasien yang sudah terkonfirmasi positif saat ini menjalani Isolasi Apung terpadu KM. Umsini yang disiapkan oleh Pemkot Makassar,” ujar Andi Pangerang saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/9/21).

Nah, terkait Isolasi Apung terpadu ini disiapkan Pemkot Makassar, setiap Lurah perannya mengawal warganya yang terkonfirmasi positif dibawa ke tempat isolasi apung mandiri.

“Satu sisi, pengertian yang dimaksud wali kota wajib adalah penekanannya bagaimana ia memberikan pengertian terhadap warga terkonfirmasi positif
untuk memisahkan diri dari keluarga yang sehat dan menjelaskan fasilitas tempat isolasi Apung terpadu wajib bagi Lurah menyampaikan,” tuturnya.

Disamping para Lurah berkoordinasi dengan kepala Puskesmas tentang hal penanganan dalam testing, tracing, treatment untuk lebih ditingkatkan lagi. Sebab pelaksanaan tracing, wajib dilaksanakan terutama Puskesmas.

Menurut Andi Pangerang saat ini yang menjadi kendala terletak pada bagaimana meyakinkan masyarakat terkonfirmasi positif untuk dibawa ke tempat isolasi Apung terpadu. Selain itu, juga persoalan data warga yang kita terima belum terupdate.

Karenanya pihaknya sudah laporkan ke Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk diberikan data terupdate.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here