Perda Bersepeda di Makassar Mulai Digodok, Pelanggar Didenda Rp50 Juta

BARUGAnews,Makassar –DPRD Makassar bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar mulai menggodok rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang rambu-rambu bersepeda di jalan.

Kepala Dishub Makassar, Iman Hud mengatakan, rancangan Perda itu digodok agar masyarakat pengguna sepeda dapat mengetahui dan mematuhi aturan berkendara di jalan raya.

Apalagi baru-baru ini, salah seorang pesepeda menjadi korban tabrak lari oleh kendaraan milik Dinas Sosial (Dinsos) Takalar.

“Sementara dibuatkan bersama teman-teman DPRD. Kalau kota dunia pasti ada namanya jalur sepeda. Artinya semua kita berikan hak,” kata Iman Hud kepada BarugaNews, Selasa (03/08/2021).

Meski baru rencana, Perda itu nantinya akan mengatur sanksi bagi pelanggar. Bisa dikenakan sanksi pidana hingga denda.

“Jadi dendanya Rp50 juta maksimalnya atau penjara 3 bulan. Ini dalam rancangan perda tersebut,” jelas Iman Hud.

Tidak hanya pesepeda, Perda tersebut juga akan mengatur para pengguna jalan lainnya. Termasuk pejalan kaki.

“Sepeda punya hak kendaraan. Bermotor dan mobil punya hak. Pejalan kaki juga punya hak,” pungkasnya.

“Satu atau dua bulan akan jadi peraturan daerahnya itu, yang mengatur tertib di jalan, tertib lalu lintas, semua tertib. Berbahaya kalau tidak ada turannya,” tandas Iman Hud melanjutkan.

Dia menambahkan, parkiran kendaraan di bahu jalan di kawasan industri juga akan diatur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here