Update Covid-19, Lebih 1.000 Warga Makassar Terkonfirmasi Positif Covid-19

BARUGAnews,Makassar – Sebanyak 1.163 warga Makassar terpapar virus Corona (Covid-19), dalam sepekan terakhir ini. Data dari Dinas Kesehatan Kota Makassar, per 3 Juli kemarin, diketahui sebanyak 266 pasien bergejala (symptomatik) dan 897 orang berstatus tanpa gejala.

Lonjakan peningkatan pasien Covid-19 di Makassar mulai terjadi pada akhir Juni (30/6), kasus positif bertambah sebanyak 109 kasus. Lalu disusul pada 1 Juli dengan tambahan 138 kasus, 2 dan 3 Juli masing-masing penambahannya sebanyak 205 kasus.

Persebaran kasus positif Covid-19 di Makassar diketahui didominasi di wilayah Kecamatan Manggala, Rappocini, Tamalate, dan Tamalanrea, dengan rata-rata penambahan 20-an kasus positif.

Sementara itu, terkait potensi Makassar menjadi zona merah Covid-19 di Sulsel, Wali Kota Makassar Ramdhan ‘Danny’ Pomanto khawatir PPKM Darurat ikut diberlakukan di wilayahnya. Menurut Danny, hal ini disebabkan karena penanganan pasien Covid-19 dipusatkan di Kota Makassar, yang terdapat beberapa rumah sakit yang menangani pasien Covid-19.

“Kalau ditumpuk di satu tempat (di Makassar semua), takutnya nanti membuat Makassar jadi status merah kemudian PPKM darurat turun, ekonomi mati. Padahal ini akibat daripada bukan internal Makassar, itu persoalannya,” ujar Danny di Balai Kota Makassar, Senin (5/7/2021).

Danny mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Sulsel untuk membagi wilayah rujukan COVID-19 ke rumah sakit di daerah lain, tidak ke Makassar semua. Danny menegaskan, pihaknya tidak mengeluhkan Makassar sebagai rujukan utama COVID-19 di Sulsel. Tapi dia meminta agar kabupaten/kota lainnya di Sulsel yang memiliki kemampuan menjadi rujukan COVID-19 untuk saling membantu penanganan pasien COVID-19.

“Kami mengusulkan kepada Provinsi, misal, kenapa tidak kita bagi rayon. Misal di utara (Sulsel) itu di Kota Parepare, cukup bagus rumah sakit umumnya. Rayon timur (Sulsel) itu di Kabupaten Bone, dan rayon selatan (Sulsel) itu di Bantaeng misalnya. Nah, nanti pun kalau ada yang perlu dirujuk ke Makassar, Makassar siap,” pungkas Danny.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here