Besok Danny Pomanto Bakal Luncurkan Satgas Covid Hunter, Ini Tugasnya

BARUGAnews,Makassar – Walikota Makassar, Danny Pomanto bakal meluncurkan Satuan tugas (Satgas) Covid Hunater pada Rabu (2/6/2021) besok.

Satgas ini akan disebar di 153 kelurahan, yang bertugas untuk mentracing warga yang terpapar Covid-19.

“Satgas ini nantinya terdiri dari beberapa unsur, yautu dua nakes, dua polisi, satu TNI, dan dua Satpol PP, yang akan bekerja dalam lingkup kelurahan,” ujar Danny, Selasa (1/6/2021)

Danny menjelaskan, Covid Hunter akan mendatangi langsung rumah warga yang terkonfirmasi positif.

Rumah warga yang terpapar, bakal diberi tanda seperti garis polisi, namun bertuliskan tim Makassar Recover.

“Sebelum dites dan hasil tesnya jelas maka garis itu tidak bisa dikasih keluar,” jelasnya

Selain rumah, tempat kerja dan tempat nongkrong orang yang bersangkutan juga akan ditelurusi.

Jika misalnya dia berkumpul di warung kopi, maka orang-orang di warung kopi itu juga akan diperiksa.

“Mobilnya kami disiapkan untuk COVID-19 Hunter. Kalau ada ditemukan orang sudah bergejala berat, suka tidak suka akan diangkut dengan mobil,” katanya

Pemkot menilai tracing atau penelurusan kontak erat pasien COVID-19 saat ini hanya dipusatkan di Puskesmas.

Hal ini dianggap sulit untuk meningkatkan kapasitas tracing dan treatment. Makanya COVID-19 Hunter dibentuk.

“Ini dilakukan karena kita ingin mencapai tracing 1.000 setiap hari. Yang sudah tersedia 400 ribu antigen, disiapkan 200 ribu untuk anak sekolah dan 200 ribu untuk COVID-19 Hunter. Tapi tergantung fluktuasi jumlah kasus,” terangnya

Tujuan lainnya, kata Danny, agar tanggung jawab pencegahan COVID-19 bukan hanya pada pemerintah tapi juga pada rumah tangga, tempat kerja dan tempat usaha.

“Saya tidak akan segan-segan me-lockdown tempat. Namanya lockdown titik. Selama ini kan Isman (isolasi mandiri), lebih sukarela tapi batasnya tidak jelas,” kata Danny.

Covid-19 Hunter berbeda dengan Satgas Raika (Satgas Pengurai Kerumunan) yang lebih dulu dibentuk beberapa pekan lalu.

Meskipun sama-sama bagian dari Makassar Recover, namun keduanya memilih tugas berbeda.

“Pasukan ini beda dengan Raika. Mereka bekerja kalau ada suspek, apalagi kalau ada konfirmasi. Kalau ada suspek dan konfirmasi, kami akan periksa rumah tinggal,” katanya

Sementara Satgas Raika bertugas mengurai kerumunan di tempat-tempat publik.

Sejauh ini, Satgas Raika sudah bertugas di lapangan dan kerap menemukan banyak kerumunan.

Selain Satgas Raika, ada juga tim detektor yang merupakan bagian dari program Makassar Recover.

Nantinya tim ini bertugas untuk skrining awal.

“Detektor turun mendeteksi semua masyarakat Makassar dan tidak dalam posisi tracing,” ucapnya

“Hasilnya adalah di kesehatan masyarakat Makassar, Raika mengurai kerumunan. Hunter memburu kontak erat yang dicurigai tertular,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here