Warga Profesi Pemulung : 2 Tahun ini kami tidak diperhatikan , Danny: TUNGGUMA’ !, Kita Kembalikan Seperti Sediakala

BARUGANEWS,MAKASSAR – Di Kecamatan Manggala Bakal Calon kandidat Wali Kota Makassar Ir. Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto mendengarkan aspirasi warga.

Kedatangan Danny Pomanto didampingi oleh Anggot Dewan Makassar dari Partai Gerindra, Kasrudi, di Kelurahan Biring Romang kec. Manggala mendapat sambutan aspirasi dari warga. Dibawa koordinasi komunitas Pro Dp Manggala, tepatnya di Kompleks Angkatan Laut Borong Jambu, warga menyampaikan keluh kesahnya semenjak Danny Pomanto tidak lagi menjabat sebagai Wali Kota.

Salah satunya datang dari perwakilan Komunitas Pemulung, Dg. Ngai (50) warga Borong Jambu mengatakan, bahwa semenjak DP bukan lagi wali kota, perhatian kepada para pemulung tidak lagi.

“Pak DP, hampir 2 tahun ini kami merasakan tidak ada lagi perhatian lewat program – program yang bapak pernah buat, Bank sampah khususnya. Dulu kita semangat karena pak DP selalu memberikan apresiasi akan kerja – kerja kami, “ curhat Dg. Ngai kepada DP, senin (21/9/2020).

Tidak hanya itu, ia pun menyampaikan bahwa selain kami dari komunitas pemulung, para sopir sampah pun mengeluhkan soal bahan bakarnya (BBM) termasuk gaji teman – teman kami seperti sopir sampah sering terlambat.

“Saya tahu keluhan para sopir sampah, karena saya juga punya keluarga yang jadi sopir sampah. Saya berharap ketika Bapak (DP) kembali jadi wali kota tolong kembalikan seperti semula, tolong pak, “ kata Dg. Ngai.

Menjawab keluhan warga, Danny Pomanto menjelaskan, bahwa apa yang disampaikan oleh Dg.Ngai, ia juga sering kali mendapat laporan terkait hak – hak para satgas kebersihan termasuk para sopir sampah

“Sabar bu, memang banyak laporan soal itu. Sekarang ini kita sedang berjuang untuk mengembalikan seperti sediakala, kuncinya Danny – Fatma tidak akan pernah tinggalkan rakyat Makassar. Doakan kami semoga dimudahkan dan diberikan kemenangan di Pilkada 9 Desember 2020, “ ucap DP.

Kemudian soal BBM kendaraan sampah dan gaji – gaji mereka yang dikeluhkan, saya mau sampaikan, bahwa sayalah yang membuat program Satgas Kebersihan itu, “Saya tahu bagaimana mengelola ini barang, karena saya yang membuat maka saya tahu pula bagaimana mengembalikan menjadi baik lagi, “ Kata DP. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here