Loket Aduan hingga Peningkatan Skill bagi Pekerja Terdampak Covid-19 Disediakan Disnaker

BARUGANEWS,MAKASSAR – Data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Makassar, terdapat 9.351 Tenaga Kerja terdampak Covid-19. Dimana dari jumlah tersebut terbagi atas Tenaga kerja yang dirumahkan, Tenaga kerja yang bekerja di rumah/ Work From Home (WFH), sampai dengan yang harus mengalami Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK).

Hal tersebut terjadi karena 367 perusahaan di Kota Makassar tak mampu lagi beroperasi di tengah Covid-19. Namun seiring dengan berjalannya waktu, Kota Makassar saat ini tengah berada dalam proses perbaikan Ekonomi, sehingga banyak perusahaan yang telah kembali beroperasi, walaupun masih terdapat 5-10% perusahaan yang mengaku mundur atau tak mampu lagi melanjutkan operasinya. Adapun Jenis industri yang paling banyak terdampak yaitu industri Pariwisata

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengungkapkan, saat ini 60% – 70% dari total Tenaga Kerja yang terdampak Covid-19 telah kembali bekerja.

“Karena sekarang di Kota Makassar perekonomian mulai membaik sehingga 60 sampai 70 persen Tenaga Kerja sudah bisa kembali bekerja,” ujar Irwan Bangsawan, Minggu (6/9/2020).

Disnaker Kota Makassar sendiri telah mempersiapkan berbagai layanan terbaik untuk membantu dan mendukung para Tenaga Kerja dalam menghadapi masalah, serta dalam mengembangkan keterampilan yang mampu memberi solusi terbaik terhadap Kondisi yang mereka alami saat ini.

“Kita ini sekarang menyediakan loket pelayanan pengaduaan tenaga Kerja bagi yang bermasalah dan loket ini dibuka setiap hari kerja, jadi untuk Tenaga Kerja yang tidak mendapat pesangon dari pihak perusahaan bisa langsung mengadu dan kami akan membantu memfasilitasi, karena hal ini tentunya memang hak para pekerja,” penjelasan Kepala Disnaker

“Selain itu dalam mengatasi masalah Tenaga Kerja, maka kami membuka beberapa program, seperti kembali membangkitkan semangat kerja para Tenaga kerja dengan pelatihan keterampilan, seperti menjahit, kemudian diciptakannya kegiatan Padat Karya dan Pelatihan Tenaga Kerja mandiri di setiap kelurahan dan kecamatan di Kota Makassar” sambungnya saat berbicara melalui telepon hari ini Minggu, (6/9/2020). (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here