Lima Kecamatan Episentrum Covid-19 Mendapat Perhatian Khusus Pemkot Makassar

Ketua Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas COVID-19 Makassar, M Sabri.

BARUGANEWS,MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) terus berupaya menekan penyebaran virus covid 19. Selain memperketat akses di wilayah perbatasan, Pemkot juga melakukan intervensi khusus di lima kecamatan episentrum covid 19.

Ada pun kecamatan yang dimaksud, adalah Rappocini dengan 625 kasus, Tamalate 488 kasus, Panakkukang 550 kasus, Manggala 386 kasus, dan Biringkanaya dengan 575 kasus.

Ketua Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas COVID-19 Makassar, M Sabri menilai, pencegahan covid bisa dimulai dari bawah seperti level RT RW. Jika berhasil, tren penyebaran bisa ditekan.

“Seperti pengawasan yang lebih ketat terhadap orang yang keluar masuk di sana (kecamatan). Juga edukasi yang lebih masif,” kata Sabri di Balai Kota, Kamis (23/7/2020).

Selain itu, Sabri menyebut peran RT RW dalam mengawasi dan mengedukasi warganya punya pengaruh besar dalam memutus mata rantai covid. Apalagi didukung 3 pilar pemangku kepentingan, TNI, Polri, dan pemerintah.

“Juga melakukan pengawasan berupa edukasi soal isolasi mandiri di rumah terhadap masyarakat. Mereka punya peran penting untuk melakukan intervensi mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, kecamatan, dan pos perbatasan,” terang Sabri.

Apalagi saat ini kata Sabri, Pemerintah Kota telah melakukan evaluasi, dan hasilnya ada penurunan penyebaran Covid-19.

“Kita sekarang, setelah melakukan intervensi status angka Reproduction Number (RO) Coronavirus Disease (COVID-19) di bawah 1,” tandas Asisten I Pemkot Makassar itu. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here