Kapolrestabes Makassar mengusulkan Pemkot Makassar & Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali memberlakukan PSBB

Kapolrestabes Makassar Kombes Yudhiawan Wibisono

BARUGANEWS,MAKASSAR – Kapolrestabes Makassar Kombes Yudhiawan Wibisono telah mengusulkan agar Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Yudhiawan mengaku telah menyampaikan usulannya itu kepada pemerintah untuk menjadi bahan kajian.

“Saya sudah mengusulkan ke Bapak Walikota, bahwa kita kalau perlu ditinjau ulang kembali untuk memberlakukan PSBB,” ujar Yudhiawan kepada wartawan, Selasa (23/6/2020).

Yudhiawan mengatakan usulannya tersebut tidak terlepas dari tingginya angka harian positif COVID-19 di Sulsel, khususnya di Kota Daeng. Yudhiawan mengklaim Sulawesi Selatan menjadi penyumbang tertinggi positif Corona di Indonesia.

“Ini karena peningkatan yang luar biasa tajam dan bahkan peningkatannya nomor satu melebihi dari Jawa Timur dan Jakarta, 200 lebih dalam sehari,” terang Yudhiawan.

Sulawesi Selatan belakangan ini memang menjadi satu dari tiga daerah penyumbang tertinggi Corona di Indonesia. Khusus di edisi Jumat (19/6), Sulawesi Selatan menjadi nomor satu setelah mencatatkan 207 kasus dalam sehari, disusul Jakarta 141 kasus, dan Jatim 140 kasus.

Sementara untuk edisi 20-22 Juni 2020 alias edisi 3 hari terakhir, Jawa Timur menyumbang 800 kasus Corona, disusul Jakarta 449 kasus dan Sulawesi Selatan 335 kasus.

Terkait melonjaknya angka positif Corona di Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar, hal itu disebut karena karakter masyarakat yang belum cukup disiplin mematuhi protokol kesehatan. Untuk itu, PSBB disarankan agar dikaji lagi untuk diterapkan kembali.

“PSBB nanti kita rapatkan kembali, tapi itu saya usulkan kembali. Nanti ada pembicaraan rapat-rapat kembali, tapi intinya bahwa bagaimana caranya di kota Makassar, penyebaran Corona perlu berhenti, ini tinggi sekali, masyarakat susah diajak disiplin, kurang paham, ini kan sangat berbahaya,” terang Yudhiawan.

Namun untuk saat ini, lanjut Yudhiawan, polisi sementara fokus melakukan patroli bersama Satpol PP, meminta masyarakat lebih disiplin memakai masker, jaga jarak, dan sejumlah protokol kesehatan dalam kondisi new normal.

“Sementara kita masih memberikan himbauan kepada masyarakat. Sekarang ini saya sudah perintahkan Kasat Sabhara bergabung Satpol PP beserta Polsek jajaran untuk menghimbau masyarakat mematuhi protokol kesehatan di new normal,” pungkas Yudhiawan.

Untuk diketahui, kota Makassar sebelumnya telah menerapkan PSBB dalam dua tahap. Kedua tahap PSBB itu berlangsung pada 24 April hingga 21 Mei 2020. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here