Kadis Kesehatan: Tercatat Sejak Kasus Pertama, 117 Orang Makassar Meninggal Akibat Covid-19

Dokumentasi Gugus Tugas Makassar - Kasus Covid Makassar 21 Juni

BARUGANEWS,MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar merilis data jumlah kematian akibat terpapar Covid- 19 di Makassar,

Sesuai data dirilis Pemkot Makassar, sebanyak 117 orang meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Makassar, dr Naisyah Tun Azikin mengatakan, data kasus kematian akibat covid ini, tercatat sejak kasus baru yang terungkap pada 20 Maret 2020 (klaster umrah).

“Jadi ini rekap keseluruhan dan dicatat sejak kasus pertama,” ujar Naisyah, Minggu (21/6/2020).

Menurutnya, angka kematian ini jauh dibandingkan angka yang sembuh. Adapun jumlah warga yang sembuh setelah terpapar covid yakni 682 orang.

“Dengan angka kesembuhan ini, secara pasti memperlihatkan bahwa kerja keras para tim kesehatan kita berjalan dengan baik,” ujar Naisyah.

Di Kota Makassar sendiri, rumah sakit rujukan covid tidak hanya ditangani oleh Pemkot Makassar saja.

Tetapi rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sulsel juga turut memberikan penanganan medis bagi mereka yang terpapar.

“Jadi penanganan covid di Makassar tidak sekedar dilakukan secara terpadu, melalui koordinasi Tim Gugus Tugas Covid 19,” katanya.

Sementara total kasus covid secara keseluruhan yakni 2.223

Untuk penanganan Covid 19, Pemkot Makassar berupaya maksimal agar wabah ini tidak menjatuhkan korban.

Sudah dua hari Pemkot Makassar melakukan penyemprotan massal, yang dikoordinir langsung PJ Wali Kota Makassar bersama Forkopimda.

Yusran mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk memotong penyebaran rantai virus Covid 19.

Salah satunya, dengan melakukan penyemprotan desinfektan secara massal ini.

“Hari ini kita melaksanakan dua kegiatan besar. Desinfektan massal di seluruh area publik dan penegakan perwali 31 Kota Makassar. Kita hari ini mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Ini dilakukan sebulan penuh setiap sabtu dan minggu,” kata Yusran.

Sekitar 3.000 orang yang terlibat dalam penyemprotan massal ini.

Untuk armada penyemprotan, Pemkot Makassar,kendaraan water gunner 8.000 liter yang bergerak sebanyak 14 unit, 6 unit untuk kapasitas 6.000 liter, desinfektan sprayer 2.500 unit, pemadam motor 800 liter 14 unit.

Yusran berharap sesama personil tetap menjaga kekompakan dan solidaritas hingga pandemi ini berakhir.

“Saya memberikan penghargaan tinggi untuk personil yang turun langsung. Semoga apa yang dilakukan ini dapat memotong rantai virus covid 19. Tetap jaga kesehatan,” harapnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here