Skema Tax Relief Disiapkan Pemkot Makassar

BARUGANEWS,MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan sejumlah skema dalam mengangkat kembali perekonomian kota yang sempat jatuh di tengah pandemi.

Salah satunya dengan memberikan relaksasi atau keringanan pajak bagi para pelaku usaha, termasuk ritel.

Pj Wali Kota Makassar Yusran Jusuf menyebut skema ini sementara dikaji oleh tim ahli ekonomi Pemkot, terkait jumlah keringan pajak yang nantinya akan diberi.

Ia pun menegaskan akan menerapkan skema ini setelah tim ahli merampungkan hasil kajiannya.

“Iya, kita akan kesana. Sedang dikaji oleh tim ekonomi atau tim ahli kita. Kita masih tunggu hasil kajian dari tim ahli ekonomi kita soal relaksasi itu,” ujarnya, Senin (15/6).

Sementara, Kepala Badan Pendapatan Daerah Makassar Irwan Adnan, membeberkan jika pemberian relaksasi ini akan diperkuat dengan payung hukum melalui penerbitan Perwali yang diakuinya telah selesai.

“Draft Perwali sudah selesai. Kami sudah ajukan ke Pak Pj Walikota, tinggal Bagian Hukum yang akan mengeksekusinya, selanjutnya dikasih nomor kemudian dilaksanakan” bebernya.

Perwali itu, kata dia, memiliki beberapa kemudahan yang diberikan kepada wajib pajak, mulai dari keringanan pembayaran, penghapusan denda, bahkan pembebasan pajak.

“Langkah itu dilakukan untuk mendorong semua wajib pajak atau usaha bisa recovery. Kalau mereka pulih, kan dampaknya juga untuk pembangunan di Kota Makassar,” jelasnya.

Irwan menjelaskan, sejak Maret hingga Mei 2020, pemasukan Pemerintah Kota Makassar melalui sektor pajak mengalami minus hingga Rp50 miliar.

Padahal, sebelum pandemi atau dalam kondisi normal, dalam sehari pemasukan berkisar Rp 500 hingga Rp 600 juta. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here