Penerapan Protokol Kesehatan Belum Maksimal, Masyarakat Diminta Waspada Masuk Mal di Makassar

BARUGANEWS,MAKASSAR – Dibukanya kembali pusat perbelanjaan seperti mall dan toko besar lainnya di Makassar menjadikan inspektur Covid-19 harus memaksimalkan fungsi pengawasan di area tersebut. Pasalnya, penerapan protokol kesehatan ternyata belum maksimal, terutama pada pengunjung Mal.

“Tindakan hari ini adalah tindak lanjut dari kegiatan Sabtu kemarin, kita turun lagi serentak di 10 mal dan beberapa Toserba-Toserba termasuk Lavita, Alaska, Agung dan sebagainya. Jadi secara umum ini kan penekanan perwali No. 31 mengenai protokol Covid 19,” kata Kasatpol PP Kota Makassar sekaligus koordinator inspektur Covid-19, Minggu (14/6/2020).

Iman mengakui bahwa pihaknya mendapati banyaknya warga yang tak mematuhi protokol kesehatan dengan berbagai macam pelanggaran di berbagai pusat perbelanjaan tersebut. Pelanggaran yang dilakukan seperti tak pakai masker.

“Jadi yang paling banyak ditemukan itu pengunjung dengan berbagai alasan tidak memakai masker. kemudian yang kedua itu yang anak kecil tidak dipakaikan masker, ” keluh Iman.

Ia juga mendapati beberapa pengunjung hanya memakai masker sebagai formalitas semata agar bisa memasuki area Mal.

“Ada juga pengunjung pakai masker di pintu mal, tetapi di dalam dia lepas lagi maskernya, ada beberapa yang harus diingatkan kembali ada yang sudah pakai masker tetapi cuma gantung di leher,” lanjutnya.

Iman juga mengevaluasi mengenai antrian yang tak mengindahkan persoalan jaga jarak. Padahal tanda dan peringatan untuk jaga jarak telah ada di tempat antrian.

“Kedua, pada saat antri mereka tidak jaga jarak walaupun sebenarnya sudah dibuat spasi dan sudah dibuatkan jarak, itu yang menjadi catatan,” kata Iman.

Olehnya itu, Iman menegaskan kepada pemilik usaha maupun kasir agar dapat aktif dalam mensosialisasikan protokol kesehatan kepada pembeli.

“Jadi kasir itu harus menjadi orang yang paling pertama menyampaikan kepada pembeli agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Harus memperhatikan kerapihan antrian,” tuturnya

Untuk fasilitas protokol kesehatan, kata Iman telah didapati pihaknya telah terpenuhi. Pemilik mal dan toko toko sudah patuh dengan menyiapak alat cuci tangan dan themal gun.

“Mereka semua hampir sebagian besar mematuhi protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai covid 19,” ujarnya (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here