Advokat Muda Andi Jaya Kecam Tindakan Petugas Gugus Tugas Covid-19

BARUGANEWS,MAKASSAR – Young Lawyer Committee (YLC) Kota Makassar mengecam keras tindakan petugas Covid-19 Provensi Sulawesi Selatan yang melakukan tindakan yang dianggap tidak manusiawi terhadap keluarga jenazah pasien negatif Covid-19.

Diketahui hasil pemeriksaan korban yakni Dani Mamengko negatif berdasarkan hasil test RS Siloam di Kota Makassar. Tapi petugas Gugus Covid-19 memaksakan untuk melakukan pemakaman dengan protokol kesehatan Covid-19.

Bahkan, dalam sebuah rekaman video yang beredar, terlihat istri korban diseret-seret sampai keluar rumah demi untuk merampas jenazah Dani Mamengko dari penguasaan keluarga.

Ketua Young Lawyer Commitee (YLC) DPC Peradi Kota Makassar, Andi Jaya Adiputra mengatakan petugas Covid-19 di Kota Makassar harusnya profesional dalam melaksanakan tugas.

“Kita menyayangkan petugas yang cenderung memaksakan kehendak, apalagi menyeret keluarga korban tanpa mempertimbangkan hasil pemeriksaan terlebih dahulu,” kata Jaya, Sabtu (6/6).

Ia menilai jika indikasi bahwa jenazah Dani Mamengko menjadi korban kepentingan penyerapan anggaran dana bantuan Covid-19. Selain itu, kata dia, ada beberapa kasus sebelumnya juga mengalami hal serupa.

Menurutnya, jika pasien TIDAK terindikasi sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maka tidak boleh dipaksakan untuk dimakamkan di pemakaman Covid-19.

“Bahkan ada desas-desus pihak keluarga jenazah yang dijanjikan sejumlah uang agar jenazah keluarganya dimakamkan di pemakaman khusus pasien Covid-19, kan ini sangat merugikan,” ungkapnya.

karena itu, pihaknya sangat memprihatinkan akan hal ini karena banyak masyarakat yang mengeluh. Akibatnya, kata dia, masyarakat menjadi antipati terhadap pelayanan kesehatan Rumah Sakit di Kota makassar.

“Ini akan berakibat juga kepada rumah sakit itu sendiri sehingga ketika ada masyarakat yang sakit lebih memilih untuk melakukan pengobatan sendiri di rumah dengan cara yang tradisional,” pungkasnya.(Rls jay-BN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here