Kadis Dinsos Makassar Akui Data Penerima Bansos Bermasalah, Fraksi Demokrat: Bukti Pemkot tak Siap PSBB

Abdi Asmara (Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Makassar)

BARUGANEWS,MAKASSAR – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, Muhktar Tahir mengaku kewalahan melakukan pendataan penerima Bantuan Sosial (Bansos) bagi masyarakat yang terdampak Corona atau Covid-19 selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Bahkan, Muhktar Tahir mengakui banyak data nama-nama masyarakat sebagai penerima Bansos yang dobel. Dengan begitu, membuat Dinas Sosial merasa kewalahan saat melakukan pendataan masyarakat penerima Bansos.

“Sebenarnya bukan kita tidak punya data, tetapi banyak data yang dobel-dobel. Kendala ini kami sudah sampaikan ke PJ Walikota (Iqbal Suhaeb),” kata Muhktar Tahir, Sabtu kemarin.

Menanggapi kesalahan Dinsos Makassar, ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara menyayangkan Pemerintahan Kota Makassar tidak melibatkan ketua RT dalam melakukan tahapan pendataan sebel menyalurkan Bansos.

“Ini membuktikan Pemkot Makassar tidak siap menjalankan PSBB, data masyarakat penerima Bansos seharusnya diperhatikan jauh sebelumnya. Pemkot seharusnya mengambil jalan pintas yang tepat sasaran. Yaitu, melibatkan ketua RT melakukan pendataan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19,” kata, Abdi Asmara.

Maka dari itu, Fraksi Demokrat berharap agar Pemkot Makassar segera mungkin memperhatikan dan memberikan hak-hak masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Keributan di masyarakat atas pembagian Bansos sudah terlanjur terjadi. Kedepannya tidak boleh lagi ada kendala untuk melanjutkan pembagian Bansos ke masyarakat, masih bany yang belum mendapatkannya,” jelas Abdi Asmara. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here