Karantina Parsial ala Pemkot Makassar Tangani Covid-19, Bagaimana Caranya?

BARUGANEWS,MAKASSAR – Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb memaparkan rencana operasi penanganan penyebaran Virus Covid-19 pada rapat perdana penggunaan Posko Induk Info Covid-19 di Gedung Balai Mutiara, jalan Nikel, Makassar, Kamis (2/4/2020).

Dalam rapat tersebut, Iqbal menyampaikan sejumlah strategi penangan Covid-19 yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya yang terlibat dalam gugus tugas yang terbentuk.

“Tentu saja kita tidak boleh berlama-lama disini dan selebihnya koordinasi kita akan dimasifkan via online,” jelas Iqbal.

Kata Iqbal, kerja keras yang dilakukan semua tim, baik itu Kapolrestabes, Dandim, Sekda, termasuk semua elemen yang terlibat memperlihatkan solidaritas dan pergerakan yang efektif di lapangan.

“Namun kita semua tahu, saat ini grafis penyebaran virus saat ini masih massif, yang artinya strategi yang kita terapkan mesti juga jauh lebih massif,” beber Iqbal selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar berdasarkan SK Walikota Makassar Nomor 1073/443.2.05/Tahun 2020.

Salah satu yang dipaparkan Iqbal yakni terkait pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga yang paling terdampak oleh wabah virus ini.

“Proses pendataan sedang berlangsung, mulai dari RT RW, kemudian ke kelurahan dan kecamatan dan selanjutnya ke pusat data di Dinas Sosial untuk kemudian kembali melalui jalur yang sama untuk distribusi bantuan. Tentu saja proses ini melibatkan teman-teman aparat di koramil dan polsek sehingga tidak saling tumpang tindih,” sebut Iqbal.

Terkait karantina parsial yang saat ini tengah dilakukan di sejumlah episentrum penyebaran virus di Kota Makassar, Iqbal memberikan penjelasan.

“Lockdown itu kewenangan pusat, makanya yang kita lakukan adalah karantina parsial. Kalau ada yang teridentifikasi terpapar, segera dilakukan isolasi agar tidak menyebar keluar. Tim koordinasi puskesmas di wilayah itu segera melakukan screaning dibantu camat, polsek dan koramil. Saat ini sejumlah kompleks perumahan meningkatkan kedisiplinan untuk mengurangi mobilisasi orang. Akses ke perumahan yang dulunya memiliki dua atau tiga pintu dijadikan hanya satu pintu. Dan ini dilakukan pengetatan terhadap setiap orang yang mau masuk dan keluar. Pengujian suhu juga dilakukan,” sambungnya.

Hal serupa dipaparkan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Yudhiawan selaku Wakil Ketua Gugus Tugas.

Menurut Yudhiawan, saat ini sejumlah pihak tengah membangun solidaritas bersama untuk saling membantu.

“Contohnya Yayasan masyarakat Tionghoa yang menyumbangan 15 ribu paket sembako untuk warga yang paling terdampak di Makassar. Proses penyaluran tentu melibatkan seluruh unsur di dalam gugus tugas ini,” jelas Yudhiawan.

Sementara itu, Komandan Kodim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto yang juga Wakil Ketua Gugus Tugas bersama Yudhiawan dan Sekda Kota Makassar, M. Ansar menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap setiap strategi dan langkah taktis yang dilakukan tim gugus tugas.

“Kunci yang kita lakukan saat ini yakni dukungan masyarakat untuk menghentikan pergerakan virus ini. Makanya kami minta dengan sangat agar mengikujti seluruh imbauan yang dikeluarkan pemerintah. Karena jika tidak, tentu saja ini akan menjadi percuma,” tandasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here