Di Depan Komite Perlindungan Jurnalis, Berita.news Jelaskan Kronologi Kasus Wartawannya

BARUGANEWS,MAKASSAR – Pihak perusahaan yang menaungi media online Berita.news tak tinggal diam dalam kasus yang membuat wartawannya Muh Asrul ditahan di Polda Sulsel.

Mereka menegaskan medianya sebagai media yang telah resmi berbadan hukum (perusahaan pers), hingga memiliki keredaksian dan kantor.

Penanggungjawab Berita.news, Al Ullah Azhar dalam pertemuan yang dihadiri beberapa elemen jurnalis serta Koordinator Relawan Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Bereskpresi, Upi Asmaradhana dan istri Muhammad Asrul, Riri, menjelaskan kronologi hingga Muhammad Asrul ditahan.

Pertemuan ini dilaksanakan di Kompleks Latanete Plaza, Ruko No 15, Rabu (5/2/2020) sore.

Berikut kronologi yang dipublikasikan oleh pihak Berita.news :

  1. Tanggal 28 Mei 2019 Farid Kasim Judas lewat kuasa hukumnya Irham Amin SH menggelar jumpa pers di Palopo. Isinya somasi terkait 3 pemberitaan di Berita.news dan menyebut Berita.news media ilegal, kemudian meminta Berita.news langsung meminta maaf. Namun dalam 3×24 jam redaksi tidak pernah menerima surat somasi tersebut baik melalui email ataupun surat ke kantor.
  2. Tanggal 14 Juni 2019, secara resmi Farid Kasim Judas melaporkan wartawan Berita.news, Muhammad Asrul ke Polda Sulsel.
  3. Muhammad Asrul adalah karyawan Berita.news sejak media ini berdiri 1 Mei 2019. Selain sebagai reporter di lapangan juga diberi tugas dan tanggung jawab sebagai redaktur mengisi jam piket redaksi. Muhammad Asrul berprofesi sebagai wartawan kurang lebih 10 tahun. Sebelum di Berita.news juga pernah bekerja di media Kabar.news, Pojoksulsel, Berita Kota Makassar dan Rakyat Sulsel.
  4. Berita.news adalah media online yang berdiri sejak 1 Mei 2019 beralamat Jl MH Thamrin, Gedung Sarinah Lt 13 Ruang 1305, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat dan Jl Hertasning I Blok EII/ 7, Tidung, Kec Rappocini, Makassar.
  5. Berita.news telah terverifikasi Administrasi Dewan Pers sejak 21 November 2019.
    Setelah laporan itu, sekitar bulan Juli 2019 Saudara Muhammad Asrul mendapat surat panggilan dari penyidik Dirkrimsus Polda Sulsel, AKP Salim. Asrul kemudian melapor ke redaksi Berita.news dan setelah melakukan rapat, redaksi meminta Asrul untuk menghubungi penyidik dan memberikan klarifikasi via telepon bahwa kasus tersebut adalah kasus pers yang seharusnya melalui mekanisme sengketa pers No 40 Tahun 1999 Pasal 1, 5, 11, dan 15.
  6. Selama Agustus-Oktober 2019, redaksi Berita.news menganggap kasus ini telah selesai karena tidak ada perkembangan signifikan.
  7. Tanggal 4 November 2019 Kuasa Hukum Farid Kasim Judas mengirimkan Surat Somasi berupa permintaan hak jawab dan permintaan maaf oleh media Berita.news terkait berita tersebut.
  8. Tanggal 6 November 2019, Redaksi Berita.news menjawab somasi tersebut dengan memuat utuh dalam bentuk hak jawab.
  9. Tanggal 17 Desember 2019, Laporan Polisi Nomor: LPB / 465/ XII / 2019 / SPKT, tanggal 17 Desember 2019 atas nama Pelapor Farid Kasim Judas
  10. Tanggal 7 Januari 2020, keluar Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan dengan Nomor SPDP/01/I/2020/ Ditreskrimsus.
  11. Tanggal 7 Januari 2020, Surat Panggilan kepada Muhammad Asrul Nomor: S-Pgl/03/I/2020/Ditreskrimsus.
  12. Tanggal 16 Januari 2020, Muhammad Asrul didampingi penangung jawab Berita.news, Al Ullah Azhar menemui penyidik AKP Salim dan bertemu Kasubdit V Cyber Crime Polda Sulsel, AKBP Yudha K DJ SH SIK di Kantor Subdit V Cyber Crime.
  13. Tanggal 29 Januari pukul 13.05 WITA Muhammad Asrul dijemput paksa di rumahnya di Jl Daeng Passawi Dalam Lr 1 No 130 oleh 3 anggota polisi dan langsung dibawa ke Polda Sulsel karena dianggap tidak kooperatif. Berdasarkan pengakuan istrinya saat itu dalam kondisi sakit.
  14. Tanggal 29 Januari 2020 mulai pukul 15.30 WITA Muhammad Asrul untuk pertama kalinya menjalani BAP oleh penyidik, AKP Salim.
  15. Tanggal 29 Januari pukul 20.30 WITA, Muhammad Asrul selesai di BAP. Setelah di BAP, Muhammad Asrul tidak diperbolehkan pulang karena akan langsung digelar perkara. Penahanan Muhammad Asrul tanpa pemberitahuan ke keluarga dan redaksi media Berita.news.
  16. Tanggal 29 Januari pukul 23.45 WITA, ponsel Muhammad Asrul sudah tidak bisa dihubungi.
  17. Tanggal 31 Januari 2020 keluar Surat Pemberitahuan Penahanan Nomor B/70/I/2020/Ditreskrimsus untuk Sdr Muh Asrul yang ditujukan ke keluarga. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here