Camat Mamajang Tebang Pilih Dalam Penjemputan Sampah, Sopir Kebersihan: Saya Hanya di Perintah

Fadly Wellang (Camat Mamajang)

BARUGANEWS,MAKASSAR –

Program kebersihan yang dijalankan oleh Pemkot Makassar dibawa kendali Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb tak diindahkan oleh Camat Mamajang, Fadli Wellang, selasa (4/2/2020).

Ketidak patuhan Fadli Wellang Camat Mamajang terhadap program kebersihan di Kota Makassar, terlihat saat tumpukan sampah di Jalan Amirullah seakan menjadi bukti bahwa Camat Fadli Wellang tebang pilih dalam penanganan sampah di wilayah pemerintahannya.

Aduan warga disekitar bahkan tidak membuat Camat Mamajang bergeming, padahal penjemputan sampah sudah diatur waktunya bahkan petugas kebersihan juga sudah mendapat jatah wilayah untuk mengontrol dan menjemput sampah warga.

Keluhan warga sekitarpun terposting di media sosial Facebook dengan identitas akun Jamaluddin Rukkq. Dalam postingannya menyampaikan, “Sampah di Jalan Amirullah dilarang diambil atas perintah Camat ujar sopir mobil sampah, saya ini hanya perintah”

Saat dikomfirmasi oleh awak media lewat via Whatsapp dan telepon, senin malam (3/2/2020) Camat Mamajang, Fadly Wellang tidak memberikan respon, bahkan kembali awak media menghubungi lewat telpon via Whatsapp, namun kembali Fadly Wellang tidak merespon.

Setelah Camat Mamajang, Fadly Wellang tidak merespon, kembali awak media menghubungi Lurah Maricaya Selatan untuk mengkomfirmasi apa yang menjadi penyebab sampah di Jalan Amirullah tidak dijemput. Awalnya, lewat telpon via Whatsapp, Lurah Maricayya Selatan sempat mengangkat telepon, namun Lurah Maricayya Selatan kembali menutup teleponnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, tumpukan sampah yang tidak dijemput oleh petugas kebersihan Kecamatan Mamajang adalah sampah yang terletak di kediaman pribadi mantan Wali Kota Makassar periode 2014 – 2019, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto.

Salah seorang warga yang bekerja di kediaman Danny Pomanto, Ahmad, saat dikomfirmasi mengatakan, bahwa tumpukan sampah tersebut merupakan sampah setela acara yang dilaksanakan dikediaman Danny Pomanto.

“Kemarin kan ada acara di Amirullah, banyak tamu yang datang, itupun warga makassar ji. Namanya acara pasti ada makan dan minum untuk para tamu. Nah, seperti biasa setiap selesai acara, petugas kebersihan yang setiap hari menjemput sampah di Jalan Amirullah pasti na angkutki, tapi sekarang tidak lagi, makanya kita heran, apa tendensinya, kami juga kan warga Makassar wajib diberikan pelayanan yang sama dengan warga lain, ” terang Ahmad.

Lanjut Ahmad, tumpukan sampah itu juga sudah kami masukkan kedalam kantong plastik sampah, harapannya, petugas penjemput tidak lagi direpotkan, langsung ambil saja. Kita pungut sampah yang berserakan dan kita masukkan kedalam kantong plastik, pertanyaanya, apa alasan Camat Mamajang dan Lurahnya tidak memerintahkan petugas kebersihannya untuk menjemput sampah itu, kata Ahmad. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here