Dispora Makassar Tolak Ikuti Aturan Kemenpora Ihwal Celana Panjang Paskibraka Putri

BARUGA,Makassar – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin menyatakan, tak bisa mengikuti aturan Kemenpora ihwal penggunaan celana panjang yang akan digunakan Paskibraka Kota Makassar untuk putri.

Dia beralasan, aturan itu baru keluar pada saat pihaknya sudah merampungkan pakaian Paskibraka.

“Jadi pada saat adik-adik Paskibraka Kota Makassar sudah fitting, itu baru keluar. Kan ini bukan menjahit cepat satu dua orang, jadi kita masih pakai rok untuk putri, tapi tetap pakai stoking putih,” ungkapnya.

Hal ini termaktub dalam Peraturan Presiden Nomor 71/2018 tentang Tata Pakaian pada Upacara Kenegaraan dan Acara Resmi. Pasal 4 Perpres ini mengatur penggunaan rok atau celana panjang bagi perempuan.

Ia menilai keputusan tersebut dadakan dari kemenetrian. Sedangkan menurut dia, hal demikian tidak bisa dadakan.

“Sejak awal sudah diukur supaya tidak terburu-buru, tidak tergesa-gesa dan pada saat dipakai kan itu, di fitting lagi siapa tahu ada yang pendek sebelah atau apa,” ungkapnya.

Ia mengatakan dari 70 Paskibraka yang terpilih terdiri dari kelas 1 dan 2 SMA. Hal itu, kata dia, merujuk pada aturan lantaran kelas 3 fokus belajar persiapan ujian akhir.

Dia menegaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan Paskibraka sejak dua bulan lalu.

“Kita memilih putra-putri terbaik yang ada di kota Makassar setingkat SMA dan sudah berlatih beberapa hari ini, bahkan bulan ini,” kata dia.

Hendra mengatakan dua TNI angkatan darat telah menjadi pelatih mereka. Sementara tiga hari yang lalu Danpas telah menyempurnakan pasukan Paskibraka dengan empat orang pengapit.

“Yang terlihat sekarang di lapangan Karebosi adalah formasi yang akan kita tunjukan nanti. Kita akan lakukan nanti pada tanggal 17 nanti itu formasi yang baru, namanya formasi phinisi,” ungkapnya.

Memang, menurut dia, setiap tahun pihaknya terus memodifikasi formasi sesuai dengan tema muatan lokal. Pasalnya, tahun lalu Garuda, juga ada Sulapa Appa.

“Bentuknya kalau dilihat dari atas, dari drone itu seperti perahu pinisi,” ungkapnya.

Dia menyebut jumlah Paskibra dari rekrutmen hampir 1000 terpilih 70 orang.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here