Melalui Dana CSR Dinas Perumahan Bangun Satu Aparong

BARUGA,MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) telah merealisasikan proyek pembangunan Apartemen Lorong (Aparong).

Plt Kepala Dinas DPKP Kota Makassar, Hamka mengaku dari hasil bantuan dana CSR pihaknya telah membangun satu unit aparong sebagai percontohan yang terletak di Jalan Teluk Bayur, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate.

“Baru 1 unit selesai, sementara satu lagi masih dalam tahap proses pembangunan. Kita targetnya 1 kecamatan 1 unit aparong itu juga sebagai percontohan rumah huni. Itu pakai dana CSR,” kata Hamka.

Setelah tahap kedua selesai, kata Hamka, DPKP selanjutnya akan membangun 3 unit aparong, sebab saat ini dirinya tengah mengumpulkan dana dana dari bantuan perusahaan (CSR).

“Jadi begitu seterusnya, kalau ada lagi dana CSR kita akan bangun lagi. Sementara kota bisa tambah 3 lagi dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Hamka menjelaskan, untuk satu unit aparong akan dihuni oleh 1 rumah tangga. Adapun syarat bagi yang ingin memiliki aparong yakni, tergolong masyarakat pra sejahtera atau betul betul tidak mampu.

Baca Juga : Dinas Perumahan Makassar Jamin Kualitas Bangunan Aparong

Selain itu, masyarakat mempunyai rumah tidak layak huni, dan memiliki lahan tanah milik sendiri dengan bukti telah bersertifikat ataupun memiliki Akta Jual Beli (AJB).

Olehnya itu agar program aparong bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan, pihak DPKP meminta pemerintah Kelurahan memberikan data masyarakat yang dianggap betul-betul tidak mampu.

“Jadi kita minta data dari kelurahan, karena dia yang tau betul kondisi masyarakatnya kemudian disepakati oleh RT dan RW dari hasil rapat mereka ditunjuklah bahwa masyarakat itulah yamg kita bantu,” terangnya.

Pembangunan aparong, berdasarkam dengan luas lahan atau tanahnya, seperti yang di maccini sombala luas tanahnya sebesar 50m2 sehingga DPKP dengan bantuan CSR membangunkan rumah tipe 24.

Ia berharap, perusahaan perusahaan yang ada di makassar dapat memberikan bantuannya melalui CSR agar masyarakat belum mempunyai rumah layak huni dapat mempunyai tempat tinggal yang layak.

“Yang bantu kita itu di maccini sombala itu lita dibantu oleh Ikatan Arsitel Sulsel, dan ada beberapa lagi yang sudah komitmen mau membenatu, seperti REI, Ikatan Konsultan Indonesia (Inkindo) dan beberapa lagi perusahaan perusahaan. Jadi siapapun yang unya dana CSR dan mau membantu kita terima,” jelasnya.

Diketahui, bangunan aparong akan bertahan hingga bertahun tahun, sebab kata Hamka material dari bahan berkualitas seperti baja ringan serta atap dari spandek.(BN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here