Advokat Muda Makassar Menembus Ambang Batas 2% MK

BARUGA,JAKARTA – Fase Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daeerah telah memasuki agenda pemeriksaan Pokok Perkara. Namun diantara semua perkara yang mendapatkan undangan sidang dalam pokok perkara , ada dua kabupaten yang sesungguhnya tidak memenuhi ambang batas pengajuan permohonan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 158 UU Pemilihan yaitu Kabupaten Mimika dan Kabupaten Paniai Provensi Papua.

Khusus untuk perselisihan hasil pemilihan Kabupaten Paniai didampingi oleh advokat muda yang berasal dari Makassar. Kordinator Tim , M.Nursal SH, anggota Ahmad Tawakkal Paturusi SH MH dan Andi Jaya Adiputra SH

“Alhamdulillah, agenda persidangan untuk Kabupaten Paniai telah dijadwalkan pada tanggal 4 September 2018 untuk mendengarkan keterangan saksi dari Pihak Pemohon, termohon dan Terkait hal ini berarti perkara tersebut masuk Pemeriksaan Pokok dan lolos dari lubang jarum “dismissal” ambang batas permohonan. Padahal perkara Kabupaten Paniai Nomor 71/PHP.BUP-XVI/2018 sebenarnya tidak memenuhi ambang batas permohonan sebagaimana pasal 158 UU Pemilihan” Ujar Muhammad Nursal

Lebih lanjut M.Nursal menyampaikan “Selisih suara antara pihak terkait dengan Pemohon sebesar 40. Ribu suara , karena jumlah suara pihak terkait sekitar 70 ribu sedangkan kami pemohon sekitar 30 ribu namun kami mampu meyakinkan majelis hakim jika termohon tidak melakukan pelanggaran maka pemohon berpotensi menjadi pihak terkait (suara terbanyak) atau setidak-tidaknya memperkecil selisih suara pemohon dengan terkait .

Ditambahkan oleh kuasa hukum yang lain Andi Jaya Adiputra SH “ kami hanya berusaha semaksimal mungkin untuk menembus putusan Dismissal Mahkamah Konstitusin, tetapi putusan tetap ditangan 9 hakim Mahkamah Konstitusi”.

Sekedar diketahui beberapa pekan yang lalu, mahkamah Konstitusi menjatuhkan Putusan tidak dapat menerima permohonan (niet Onvankelicht Verklaard) yang tidak memenuhi persyaratan persentase ambang batas batas berdasarkan ketentuan pasal 158 UU Pemilihan.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here