5 Legislator Makassar Bakal Diperiksa Mabes Polri, Ini Kasusnya

BARUGA,MAKASSAR – Penyidik Mabes Polri mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) untuk mengusut kasus dugaan korupsi pemotongan anggaran kegiatan sosialisasi di lingkup Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Kecamatan se-Makassar sebesar 30 persen.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus), Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, Senin, 9 Juli 2018, di Mapolda Sulsel. Yudhiawan menyebutkan sebanyak 5 anggota DPRD Makassar rencananya akan dipanggil ulang oleh Mabes Polri.
Penyidik Mabes Polri telah memanggil 5 anggota DPRD Makassar yang sebelumnya dipanggil, tapi 4 orang diantaranya mangkir dari Mapolda Sulsel.
“Hari ini penyidiknya sudah berangkat ke sana (Mabes Polri). Karena kan langsung dilaksanakan penyidikan di Mabes Bareskrim.
Itu berdasarkan Sprindik baru yang dikeluarkan,” kata Yudhiawan saat ditemui di Mapolda Sulsel. Yudhiawan belum bisa menyebutkan nama kelima Legislator Makassar tersebut Pemeriksaan ini kata Yudhiawan, selanjutnya akan dirancang lagi untuk diambil keterangannya karena Sprindiknya baru keluar.
Hanya saja Yudhiawan belum bisa menyebutkan nama-nama legislator Makassar tersebut. “Anggota dewan kita periksa semua, yang jelas kita periksa yang lima kita pangggil,” terang Yudhiawan.
Sebelumnya, kasus ini ditangani oleh Polda Sulsel, dimana penyidik telah memeriksa sejumlah saksi-saksi, diantaranya Camat se-Makassar dan Wali Kota Makassar, Moh Romdhan Pomanto sendiri.
Anggaran masuk dalam pos APBD tahun 2017 sebesar Rp 4 miliar dan APBD Perubahan 2017 sebesar Rp 500 juta. Sehingga total anggaran kegiatan sosialisasi yang digunakan tiap Kecamatan sebesar Rp 4,5 miliar.(**) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here