Jadwal Rencana Relokasi Pasar Sentral Belum Jelas

BARUGA,MAKASSAR – Meski sempat ditargetkan akan melakukan penertiban pedagang Pasar Sentral sebelum Ramadan, pemerintah kota (pemkot) hingga saat ini belum bisa memberikan kejelasan waktu relokasi.

“Kita tidak secara parsial, semua kepentingan kita mau seimbangkan, disini saya mau tekankan bahwa ini (relokasi) bukan dari tekanan atau permintaan salah satu pihak,” kata Plt Wali Kota Makassar Syamsu Rizal.

Dia mengaku, pihaknya akan semaksimal mungkin untuk mengakomodasi semua kepentingan meski diakui Ical sapaannya bahwa kebijakan yang diambil pemerintah tidak akan memuaskan semua pihak.

Makanya itu, dia menegaskan bahwa upaya relokasi Pasar Sentral tidak ada kaitannya dengan permintaan pihak tertentu.

“Kita tidak mau bicara tanggal, kita kerja maraton. Kalau pada akhirnya (seluruh pihak yang berkepentingan) tidak bisa lagi ketemu, kita akan laporkan ke Wapres (Jusuf Kalla) dan pak Sekda provinsi. Pak sekprov tahu betul kondisinya ini,” lanjutnya.

Kata dia, ada tiga sektor yang harus diseimbangkan dari polemik pasar sentral. Kepentingan itu, diantaranya kepentingan strategis, kepentingan sosial budaya dan kepentingan investasi.

Pj Gubernur Sulsel Soni Sumarsono menyebut bahwa polemik Pasar Sentral sudah diserahkan sepenuhnya ke pemkot.

“Terkait relokasi pedagang Pasar Sentral kita serahkan sepenuhnya kepada kebijakan Plt Wali Kota,” singkatnya.

Meski begitu kata dia, relokasi pedagang Pasar Sentral bertujuan untuk menata kota. Apalagi, Makassar merupakan ibu kota Provinsi Sulsel.

“Intinya estetika kota harus di tata rapi karena ini wajahnya Sulsel. Namun demikian juga jangan ada yang dirugikan termasuk pedagang,” ujarnya.

Untuk itu, dia meminta kepada pemerintah agar mengambil kebijakan yang tepat perihal polemik Pasar Sentral. Dia juga menyerahkan waktu relokasi kepada para pemerintah kota.

“Soal kapan waktu relokasi, sepenuhnya diserahkan kepada Plt wali kota,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here